Minggu, 08 Februari 2009

ALL ABOUT ME (ZIROBOKU)

Kehidupan memang suatu yang entah bagaimana mengetahui kebenarannya, aku terjerat didalamnya tanpa ada kepastian, tapi yang jelas mungkin hanya kebodohanku dan juga jalan yang aku pilih saja yang berbeda, yang tak seindah dibayangkan. Aku selalu menganggap semua itu mudah, tapi malah itu adalah kesusahanku dan ketidak mampuanku. Apakah aku terjebak dalam ketidakmampuanku atau kemalasanku? aku sendiri ragu. Dulu, waktu aku kecil kebahagiaan, kesenangan, kesedihan itu tak aku mengerti semuanya adalah sama, apakah karena itu sekarang menjadi balas dendamku, ataukah aku belum juga mengerti itu, apakah aku masih menganggap sama.

Kecilku adalah ada dalam kerumunan orang tapi aku tetap saja sendiri.
Kecilku adalah banyak dari cinta, sayang dan harapan, tapi tetap saja sepi.

Besarku adalah kesalahanku,
aku tak kunjung menjadi besar ditengah keinginanku untuk besar, tetapi kenapa malah kecil. Mengapa semua itu berbalik, bertolak belakang. Semua seperti pernah terlewati tetapi tidak bisa dimengerti dan tidak bisa disadari. Apakah karena hatiku belum siap besar dan masih setia dengan kecil dan acuhku.
Aku sudah berjalan cukup jauh mennghabiskan sepertiga energi atau mungkin setengah energi yang kutau, ujungnya dalam pikirku pasti itu, tapi apakah seperti itu. Kebahagiaanku, kesenanganku kenapa tak menjadi kebahagiaan orang lain, apakah benar kata orang bahwa semua hanya masalah kata – kata.

Dari awal sudah terang bahwa hal itu akan terjadi tapi, tetap saja aku lawan, kenapa hatiku ingin membuktikan bahwa hal itu salah. Berat itu selalu kurasa, dan tak mampu kuperlihatkan pada mata mata dan hati yang lain, begitu gelap hatiku, begitu abu abu kah?
Aku selalu merasa bahwa banyak dari kebahagiaan ku yang tak aku ambil dan tak aku manfaatkan, mungkin karena rasa malu atau aku tak mengerti bahwa itu bahagiaku, kesenanganku, masa depanku.

Aku selalu mengeluh sendiri tapi aku pengecut, tak mampu mengucap didepan mereka bahkan didepan cerminku sendiri.

Aku mau mereka tau tapi aku tak pernah mengijinkan mereka untuk tau, apakah itu kebodohanku atau ketakutanku? Kemauanku adalah sama seperti semua orang, citaku juga sama, hanya yang beda adalah tingkahku dan juga lakuku.
Sebenarnya apa artinya kebijakan itu, apakah aku harus lakukan kejahatan untuk dapatkan kebahagiaanku. Apakah aku harus membuang hatiku sendiri. Apakah kebaikanku adalah salah. Jika itu memang salah apakah aku salah, apakah jika aku berhati aku benar.
Yang kumau bukan yang orang mau begitu juga sebaliknya.

Keinginanku adalah semu, aku hanya seorang egois yang tak bisa memberi. Kesulitanku adalah kemudahanku yang tak dapat aku laku.
Aku ingin mengungkap semua hatiku tetapi itu adalah sakit bagi orang lain, tapi mengapa semua orang itu memaksa agar aku berbuat itu, apakah jika aku begitu meraka puas ataukah akan sakit.

Pertanyaanku selalu sama
Andai saja aku mampu berbuat seperti itu, yaitu aku jujur dan berbuat seperti yang mereka mau yang mereka kira itu bisa baik bagi mereka dan baik bagi diriku juga dan utamanya adalah kebaikan bagi semuanya, mungkinkah itu bisa berakhir seperti rencana semula yaitu kebaikan ?
Sulit sekali untuk berpikir sedikit lebih maju, akibat yang terjadi nanti apakah baik atau buruk. Jika aku bisa lari mungkin aku mememilih untuk hilang saja. Mungkin lebih baik bagiku, tapi aku masih punya hati dan hatiku masih berwarna merah dan bukan hitam.
Mungkin suatu saat jika hatiku sudah berubah jadi abu abu atau bahkan hitam aku akan melakukan semua itu. Dan kutinggalkan semua hidupku...........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar